Wednesday, 1 April 2015

ITU JUGA PASTI CINTA - Indonesian version of THAT TOO IS SURELY LOVE

Aku mengalami saat rasa syukur itu mengubah hidupku, ketika aku mengadakan perjalanan ke pelosok seperti daerah, kota dan kampung-kampung. Perasaan kesadaran yang meluap.

Seperti keadaan yang meledak-ledak di dalam hatiku dan air yang melimpah ruah. Cinta yang menyerang seperti tidak pernah kualami sebelumnya. Seperti banjir yang memenuhi dan menyebar ke segala arah, tidak ada lagi yang tempat yang tersisa.

Aku merasa getaran elektromagnetik yang luar biasa dasyatnya menyelimuti seluruh jiwa ragaku. Kurasakan seluruh tubuhku geli. Aku begitu jatuh cinta dengan seluruh ciptaan yang ada. Serasa ingin memeluk sesiapapun yang kutemui. Aku tahu bahwa aku tidak dapat melakukannya karena orang-orang mungkin berpikir aku gila, tapi masih saja mereka bisa merasakannya. Kemanapun aku pergi, mereka akan menghampiriku dan berkata, apa yang dapat dia lakukan untukku, bolehkan aku butuh bantuan mereka, apakah aku perlu boncengan, atau mereka menawarkan aku makanan. Mereka hanya ingin berada di sekelilingku.

Aku merasa bersatu dengan seluruh ciptaanNya. Segala sesuatu adalah ciptaan cinta. Segala sesuatu adalah untuk cinta. Aku melihat segalanya saling berkesinambungan dan segalanya adalah satu dan semuanya sangat bercahaya dengan cinta yang sempurna indah dan elok.

Lihatlah, hanya dengan cinta aku sanggup sampai ke titik itu, masuk ke dalam udara di sekelilingku. Orang berkata, adakan perjalanan supaya kamu bisa merasakan perasaan yang sangat romantis di dalam lubuk hatimu. Percayalah padaku, aku selalu duduk sendiri melihat berbagai macam bentuk bangunan yang berbeda, gaya pakaian yang berbeda, situasi yang sangat mempesonakan, sangat berbeda dibandingkan dengan tempat di mana aku tinggal sekarang di Singapura.

Kehidupan lebih santai. Aku melihat orang berjalan menikmati angin sepoi-sepoi. Jarang pemandangan seperti ini di Singapura. Semua serba cepat. Waktu adalah uang di sini.
Aku jatuh cinta, cinta dan cinta tapi bukan kepada seseorang yang khusus, hanya pada keadaaan sekitarku.

Perasaannya persis seperti ketika aku pertama kali menerima ciuman pertama, lembut dan halus,  seluruh tubuhku bergetar. Hatiku membengkak penuh ketika aku memandang langit biru di atas. Perasaan apa ini yang kurasakan dalam perutku, sepeti berjuta kupu-kupu yang putus asa ingin melarikan diri ketika kala itu seorang lelaki melempar pandangannya ke arahku di seberang jalan? Perasaan apa ini yang membuat air mataku jatuh ketika melihat orang buta be rada di dalam bus dan sepasang angsa putih serta itik-itik hijau menyeberangi sungai kecil?

Itu juga pasti cinta

Aku tahu cinta. Aku tahu aku cinta kepada orangtuaku, tetapi aku juga merasakan cinta yang kuberikan terhadap anak-anak banyolku. Adalah tujuanku memberikan cinta yang baik. Aku merasakan lebih susah menerima cinta daripada memberikannya. Aku tidak begitu cukup peduli akan mencintai diriku sendiri. Aku mengabaikannya sebaliknya memberikan semua cinta yang ada.

Saat aku merasakan cinta, perasaan itu membuatku berlinang dan menjadikanku lemah. Dicintai mengakibatkan pertahananku runtuh tapi tetap aku cinta untuk mencintai. Aku menerima cinta yang diberikan oleh anak-anak banyolanku tanpa ada alasan apapun. Cinta yang lainnya patut dipertanyakan. Tetapi aku tahu cinta dapat menjadikan seseorang kuat dan tanpa cinta segalanya tiada artinya.


Jadi aku akan menerima cinta dari belahan jiwaku dengan penuh kemuliaan. Dan aku akan tetap meneruskan mencintai orang buta di bus atau anak-anak yang tanpa bersepatu dan tanpa nama. Karena aku sendiri adalah cinta.

2 comments:

  1. Love All Equally
    Human Beings, regardless of nationality, race, or religion-everyone- should be loved equally. We are all sheltered by the same sky and we all live on the same planet Earth.
    A person of high ideals and morals is highly respected. What people value is not based on outside appearance. A personˇs outstanding ability will naturally honor him with a good reputation. Admiration from others does not come from boasting or praising oneself. If you are a very capable person, use your abilities for the benefit of others. Other peopleˇs competence should not be slandered. Do not flatter the rich, or despise the poor. Do not ignore old friends, and take delight in new ones. When a person is busy, do not bother him with matters. When a personˇs mind is not at peace, do not bother him with words.
    If a person has a shortcoming, do not expose it. If a person has a secret, do not tell others. Praising the goodness of others is a good deed in itself. When people approve of and praise you, you should feel encouraged and try even harder.
    Spreading rumors about the wrongdoings of others is a wrongdoing in itself. When the harm done has reached the extreme, misfortunes will surely follow. When encouraging each other to do good, the virtues of both are built up. If you do not tell others of their faults, you will both be wrong. Whether you take or give, you need to know the difference between the two. It is better to give more and take less. What you ask others to do, first ask yourself if you will do it. If it is not something you will do, ask not others to do it. You must repay the kindness of others and let go of your resentments. Spend less time holding grudges and more time paying back the kindness of others.
    When you are directing maids and servants, you should be respectable and dignified. Even though you are respectable and dignified, treat them kindly and generously. If you use your influence to make them submissive, their hearts will never be with you. If you can convince them with sound reasoning, they will then have nothing more to say.

    ReplyDelete
  2. Thank God I have you Hen, my best friend ever. I will always remember your advices and implement them in my life.

    ReplyDelete