Aku tidak punya siapa-siapa. Hidup kehampaan, kesepian, kesendirian, ditinggalkan, telah aku rasakan. Tangisan terasa kering karena telah terlalu banyak air mata terurai dan yang ada hanya kata-kata kesendirian yang mencekam di dalam benak dan sanubari yang kurasakan, duduk di atas tempat tidurku dengan menonton acara TV yang dipublikasikan dari berbagai sumber.
Setelah pulang kerja, aku menyendiri lagi dalam ruang berukuran 4 x 5 meter bercat putih dan ditemani oleh komputer aku berinteraksi dengan duniaku sendiri. Sampai pada saatnya aku ingin mempelajari apa yang dulu masih terpendam dalam ambisi dan cita-cita masa kecilku yaitu aku ingin menjadi seorang psikolog atau pembaca pikiran. Setidaknya aku bisa memperbaiki diri sendiri yang kuanggap sakit akibat tidak banyak berinteraksi dengan orang lain.
Yang ingin kupelajari adalah cara menghipnosis diriku sendiri agar kemauan dan motivasi yang baik selalu dilakukan secara rutin dan terarah, jangan hanya panas-panas taik ayam yang telah menjadi budaya sikapku. Dan kenakalan akan mengetahui apa yang ada di benak orang lain itu dapat kubaca. Karena pikiranku yang kreatif, aku lebih banyak menghayal, berkata-kata dalam pikiranku sendiri. Dan kuputuskan untuk mempelajari cara berhipnosis dan membuka mata batin atau mempertajam indra keenamku. Karena dari kecil aku sering bermimpi tentang apa yang orang katakan ada makhluk di dunia gaib. Aku nalar karena Yesus saja digoda oleh setan sewaktu berpuasa 40 hari 40 malam dan ada malaikat jahat yang bernama Lucifer. Jadi mereka memang eksis.
Aku takut akan kematian, aku takut akan hukuman api neraka. Aku takut dosa, terkadang sifat buruk yang tidak bisa kuhindari. Aku trauma akan kehidupan masa laluku. Aku takut untuk memulainya kembali.
Sudah aku katakan di paragraf pertama, aku hancur dalam kesendirianku. Aku hanya penuh dengan lingkaran ketakutan. Aku perlu bermeditasi dan mendekatkan diri kepada Tuhan yang kuasa. Kubiarkan saja keadaan ini berlalu begitu saja di tahun 2013 ini.
Aku hanya tidak ingin menerima telepon, message di luar kerja. kadang aku bersembunyi di balik dimensi ku sendiri. Aku tidak mau diganggu atau aku malu, aku tidak siap, aku capek, bagaimana jika orang tahu keadaanku yang begini, begitu, tidak cantik, tidak punya apa-apa, tidak percaya diri. Itu semua permainan otakku. Aku pengen sesuatu yang lain...
Aku kesepian.
(Pikiranku yang kutumpahkan dengan kata-kata negatif, ada kalanya seseorang merasa moodnya lagi down...PMS kali ya)